Sabtu, 13 Juli 2013

Nabi Abraham / Ibrahim ,Ishak , Yakub , Daud .

2 Albaqarah 60 : Dan ketika musa memohon air untuk kaumnya, lalu KAMI berfirman :''Pukullah batu itu dengan tongkatmu'' Lalu memancarlah daripadanya 12 mata air.   (siapakah yg dimaksud KAMI ini?)

2 Albaqarah 59 :'' Sebab itu KAMI timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksa dari langit , karena mereka berbuat fasik.     ( ''KAMI'' disini adalah ALLOH atau bukan? )

2 Albaqarah 58 : '' Dan (ingatlah) ketika KAMI berfirman : '' dst...      ( ini ALLOH kok jadi ''KAMI'' )

2 Albaqarah 34 : '' Dan (ingatlah)ketika KAMI berfirman kepada para malaikat : sujudlah....   ( siapa yang dimaksud ''KAMI'' ini ? ( apakah ALLOH SWT bertambah banyak? )
2 Albaqarah 35 : '' Dan KAMI berfirman : '' Hai adam, diamilah oleh kamu dan istrimu syurga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyaklagi baikdimana sajayang kamu sukai,... ( ''KAMI'' ini siapa ?)

2 Albaqarah 36 : '' Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari syurga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan KAMI berfirman : ''Turunlah kamu ! saebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain...   ( penulisan ALLOH kok jadi KAMI ?siapa sih yang menulis alquran itu?jadi yg menulis alquran bukan muhammad?)
2 Albaqarah 38 : '' KAMI berfirman: '' Turunlahkamu! sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain,...   (apakah ''KAMI'' itu ALLOH yg dimaksud?kok jadi banyak ALLOHnya? )
2 Albaqarah 49 : '' Dan ingatlah ketika KAMI selamatkan kamu dari Firaun dan pengikut2nya...   ( ''KAMI '' disini yaitu ALLOH yang berupa ZAT yg maha suci yg bertambah banyak keunsurannya )
2 Albaqarah 50 : '' Dan ingatlah, ketika KAMI belah laut untukmu, lalu KAMI selamatkan kamu dan KAMI tengelamkan ( Firaun ) dan pengikut2nya.   ( jadi malah gak jelas kata ''KAMI'' disini? ALLOH atau bukan)

2 Albaqarah 52 : '' Kemudian sesudah itu KAMI ma'afkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur.   ( ''KAMI"ini siapa? )
2 Albaqarah 53 : '' Dan ingatlah ketika KAMI berikan kepada musa ALKITAB (TAURAT) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk. (siapa kata''KAMI''?toh didalam kitab TAURAT dan kitab ZABUR tidak ada tuh ALLOH swt.)

2 Albaqarah 56 :'' Setelah itu KAMI bangkitkan kamu sesudah kamu mati), supaya kamu bersyukur.   (siapakah yang membangkitkan itu? lalu ''KAMI''  ini siapa?
2 Albaqarah 63 : " Dan (ingatlah), ketika kamimengambil janji dari kamu dan KAMI angkatkan gunung (thursina) di atasmu ( seraya KAMI berfirman):'' peganglah teguh-teguhapa yang KAMI berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa''.   (''KAMI'' ini siapa? )

2 Albaqarah 65 :'' Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orangyang melanggar di antaramu pada hari sabtu), lalu KAMI berfirman kepada mereka:'' Jadilah kamu kera)yang hina.    (siapa ''KAMI'' ini yg dimaksud?)
2 Albaqarah 66 : '' maka ''KAMI'' jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu...dst
2 Albaqarah 73 : '' Lalu KAMI berfirman:''Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu!'' Demikianlah ALLAH menhidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti).    (Lalu apa hubungannya kata "KAMI" dengan ALLAH?

2 Albaqarah 87 : " Dan sesungguhnya KAMI telah mendatangkan AL KITAB ( TAURAT ) kepada musa, dan KAMI telah menyusulinya ( berturut-turut ) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah KAMI berikan bukti-bukti kebenaran ( mujizat ) kepada ISA putera maryam dan KAMI memperkuatnya dengan RUHUL QUDUS )...dst      ( siapakah yg dimaksud ''KAMI'' disini? )

2 Albaqarah 99 : '' Dan sesungguhnya KAMI telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas...dst   (siapa ''KAMI'' disini ? ) apa iya muhammad yang menulis Alquran?
2 Albaqarah 143 : '' Dan demikianlah KAMI telah menjadikan kamu umat yang adil...dst   ( lagi2 ''KAMI" ?


Siapa yang dimaksud kata ''KAMI'' ini?
69 Al haaqqah 45
69 Al haaqqah 49
75 Al qiyaamah 3, 4, 18
90 Albalad 4, 8, 10
75 Al qiyaamah 4, 17, 18, 19    dan masih banyak lagi kata ''KAMI'' di ayat Alquran.

4 An nisaa 119 : '' Dan AKU benar-benar akan menyesatkan mereka...     ( siapa kata "AKU" ini? )
4 An nisaa 122 : " KAMI masukan kedalam syurga...      ( siapa kata "KAMI" ini ? ).
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
ALLOH swt bukanlah yang mengutus nabi Musa, bila Alloh swt yang mengutus nabi Musa maka sampai saat ini bangsa Yahudi / israel itu akan menyembah Alloh swt. dan di dalam kitab TAURAT dan kitab ZABUR tidak ada tuh ALLOH swt. dan semua cerita-cerita nabi Musa dan nabi Daud yang ada didalam Alquran cuma jiplakan, comotan, contek dari isi kitab TAURAT dan kitab ZABUR (kitab MAZMUR).
karena pada waktu muhammad belum lahir pun, para golongan agama YAHUDI dan NASRANI sudah ada pada waktu itu.
-cerita-cerita nabi musa yang ada di dalam Alquran dicontek, dicomot dan dijiplak dari kitab-kitab TAURAT dan INJIL.
 -7 Al araaf 40 :'' unta masuk ke lubang jarum pun dicontek, di comot dan dijiplak di ayat ini.
-cerita-cerita nabi musa tidak lengkap, sebab hanya contekan, comotan, jiplakan dari kitab TAURAT.
  dan seolah-olah nabi musa diutus oleh Alloh swt, padahal bukan.

ALLOH swt juga bukan yang mengutus ISA ALMASIH, bila Alloh swt yang mengutus ISA ALMASIH maka sampai saat ini orang kristen mengenal Alloh swt, tapi di dalam kitab INJIL tidak ada tuh Alloh swt. dan ISA ALMASIH di dalam INJIL pun tidak pernah mengajarkan Alloh swt. hanya di dalam Alquran saja ISA ALMASIH mengajarkan Alloh swt. 
padahal kita tahu bahwa yang mengutus ISA ALMASIH adalah ALLAH yang wujudnya ROH dan FIRMAN yang memberikan mujizat-mujizat padanya, bandingkan dengan ALLOH swt muhammad yang wujudnya cuma nama ZAT yang maha suci yang tidak bisa berkuasa apapun pada muhammad. sedang yang mengutus nabi MUSA pun ALLAH yang wujudnya ROH dan FIRMAN yang berkuasa atas mujizat-mujizat pada nabi Musa.
jadi ALLAH yang ROH dan FIRMAN itu yang mengutus nabi ABRAHAM / IBRAHIM juga, yang berkuasa atas segalanya. hanya muhammad saja yang ALLOH swt berwujud nama ZAT yg maha suci.

yohanes 4:24 '' ALLAH itu ROH dan barang siapa menyembah DIA , harus menyembahnya dalam ROH dan kebenaran.
10 Yunus 3 : '' ( ZAT ) yang demikianlah itu Alloh swt , Tuhan kamu , maka sembalah DIA.
surat pembukaan AL FAATIHAH alinea 1 baris ke 3 disebutkan bahwa ALLOH swt ialah nama ZAT yang maha suci , yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya.( hanyalah sebuah nama ZAT saja tidak lebih ).
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
cerita-cerita Isra Mi'raj hanyalah isapan jempol muhammad / mimpi-mimpi muhammad ,
didalam cerita-cerita Isra Mi'raj disitu diceritakan bahwa muhammad bersama-sama nabi Musa dan Isa Almasih bersama-sama sedang sholat...sedangkan kita tahu bahwa nabi Musa dan Isa Almasih sama-sama yg mengutus adalah ALLAH yang ROH dan FIRMAN, sedang muhammad yang mengutus adalah ALLOH swt yang berwujud hanya nama ZAT yg maha suci.
jadi bagaimana muhammad membaurkan dirinya dengan nabi Musa dan Isa Almasih?sedang ALLOHnya saja sudah berbeda dengan nabi Musa dan Isa Almasih?
ISRA MI'RAJ hanya karangan / mimpi muhammad saja.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
banyak sekali dan sering orang-orang muslim mencomot dari ayat-ayat di ALKITAB untuk membenarkan akan datangnya nabi muhammad. karena di dalam Alquran tidak ada kebenaran, jadi orang-orang muslim mencomot dan mengambil ayat-ayat dari ALKITAB untuk membenarkan muhammad dan Alquran. tapi seperti kita ketahui bahwa  semua cerita-cerita di ALKITAB yang menurunkan adalah ALLAH yang berwujud ROH dan FIRMAN, sedang muhammad di utus oleh Alloh swt yang berwujud hanya sebuah nama ZAT yang maha suci saja. jadi percuma saja orang-orang muslim mencomot dan mengambil ayat-ayat dari ALKITAB untuk membenarkan akan datangnya muhammad, sementara ALLAH dan ALLOH swt yang disembahnya berbeda wujud dengan orang nasrani.

Dan kebiasaan comot-mencomot ayat-ayat dari ALKITAB ini rupa-rupanya sudah menjadi tradisi turun-temurun semenjak zaman muhammad, cerita-cerita tentang nabi Abraham / Ibrahim , Nuh , Yunus , Musa , Isa Almasih , dll  dicomot, dicontek , dijiplak oleh muhammad dari kitab TAURAT dan INJIL.



13 komentar:

  1. Kalo kami itu bukan brarti banyak macam tuhan ente...ente liat tuh kamus bahasa indonesia arti kata kami...bs dipakai utk raja...
    Nah kalo menjiplak cth nabi musa alkitab ente bilang firaun musnah semuanya..
    Sedangkan Al Quran berkata bahwa jasad firaun akan diselamatkan utk jd pelajaran org kemudian...skrg pembuktian ilmiah mana yg bener...hahah jasad firaun ternyata utuh...majalah alkitab ente tuh yg ngigau..kok dgn pd nya ngaku2 dijiplak hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dongeng yang di atas bang
      :D

      Hapus
    2. Menurut Qs 10:90 "Tidak ada Tuhan didunia ini,selain Tuhannya Bani Israel yaitu YHWH "
      Firaun memang beragama islam penyembah berhala , ini buktinya :

      Surat Yunus 10 :90 "Dan kami memungkinkan bani israil melintasi laut , lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya , karena hendak menganiaya dan menindas (mereka) ; hingga bila Firaun itu telah hampir tengelam berkatalah dia : " Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan ( YHWH ) yang dipercayai oleh bani israil , dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri ( kepada ALLOH SWT )

      Hapus
  2. ass. slamat pagi. . sesungguhnya blog ini sangat bagus. . tetapi sudah keluar dari judul yang di uraikan di atas..jelaskan akan kebenaran kristen bukan membandingkan dengan agama islam. . karena kebenaran islam tetap menjelaskan kebenaran islam. Dan Seharusnya kebenaran kristen menjelaskan atas kebenarannya kristen. .Trima kasih.wass.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu mah udah dongeng cerita Yang di atas
      Gak ada di bilang di al-qur'an kayak gitu.. di ubah ubah tuh
      tulisan Nya aja tulisan cetak yah bisa di ubahlah Tulisan..

      Hapus
  3. mohon di baca dengan sek sama...
    karena bahasa itu hrus di telaah lebih dalam bukan di telan mentah2...
    Di antara uslub (metode) bahasa Arab adalah bahwa seseorang dapat menyatakan tentang dirinya dengan kata ganti 'nahnu' (kami) untuk menunjukkan penghormatan. Atau dia menyebut dirinya dengan dhamir (kata ganti) 'أنا' (saya) atau dengan kata ganti ketiga seperti هو' (dia). Ketiga metode ini terdapat dalam Al-Quran dan Allah Ta'ala menyampaikan kepada bangsa Arab apa yang dipahami dalam bahasa mereka.."

    (Fatawa Lajnah Daimah, 4/143)

    Allah subhanahu wat’ala terkadang menyebutkan dirinya dengan sighoh mufrad (sendiri) secara nampak atau mudhmar (tersembunyi). Tekadang dengan shigoh jama’. Seperti firman-Nya, «Sesungguhnya kami telah taklukkan bagi kamu (Muhammad) dengan penaklukan yang nyata.» dan semisal itu. Dan tidak pernah menyebutkan nana-Nya dengan shighoh tatsniyah (bentuk dua). Karena shigoh jama’ mengandung pengagungan yang layak bagi-Nya. Terkadang menunjukkan makna nama-nama-Nya. Sementara sighoh tatsniyah (bentuk dua) menunjukkan bilangan tertentu. Dan Dia tersucikan dari itu.» selesai ‘Al-Aqidah At-Tadmuriyah karangan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah, hal. 75.

    Lafaz إنا)) dan (نحن) atau selainnya termasuk bentuk jamak, tapi dapat diucapkan untuk menunjukkan seseorang yang mewakili kelompoknya, atau dapat pula disampikan mewakili seseorang yang agung. Sebagaimana dilakukan oleh sebagian raja apabila mereka mengeluarkan keputusan atau ketetapan, maka dia berkata, "Kami tetapkan…" atau semacamnya, padahal dia yang menetapkan itu hanyalah satu orang. Akan tetapi diungkapkan demikian untuk menunjukkan keagungan.

    Maka yang paling berhak diagungkan oleh setiap orang adalah Allah Azza wa Jalla. Maka jika Allah mengatakan dalam Kitab-Nya, (إنا), sesungguhnya Kami, atau (نحن), kami, itu adalah bentuk pengagungan, bukan menunjukkan bilangan. Kalau ayat semacam ini membuat bingung seseorang dan menimbulkan keraguan baginya, maka dia harus merujuk kepada ayat-ayat yang telah jelas maknanya. Jika seorang nashrani misalnya berkata bahwa ayat

    إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ (سورة الحجر: 9)

    "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS. Al-Hijr: 9)

    Dan semacamnya, menunjukkan bahwa Tuhan berbilang, maka kita jawab mereka dengan ayat muhkam (yang telah jelas maknanya), seperti firman Allah Ta'ala,

    وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ ( سورة البقرة: 163)

    "Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Baqarah: 163)

    Atau firman-Nya,

    قل هو الله أحد (سورة الإخلاص: 1)

    "Katakanlah; Dialah Allah Yang Maha Esa." (QS. Al-Ikhlas: 1)

    Dan ayat semacamnya yang hanya mengandung satu makna. Maka ketika itu akan hilanglah kerancuan bagi mereka yang menginginkan kebenaran. Maka, seluruh bentuk kata ganti jamak yang Allah sebutkan untuk menyatakan diri-Nya adalah sebagai penjelas keagungan diri-Nya, serta banyaknya nama-nama dan sifat-sifat-Nya, juga banyaknya tentara-tentara-Nya dari kalangan malaikat.

    Hendaknya dibaca kembali Kitab Al-Aqidah At-Tadmuriah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, hal. 109. Wallahuta'ala A'lam.

    Syekh Muhammad bin Saleh Al-Munajjid

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo alloh itu hanya sebuah nama zat yg maha suci , dimana diterangkannya ?
      ayat di alquran dimana ?
      alloh lahir pd wkt zaman muhammad?

      Hapus
    2. Allah tidak diperanakan dan tidak pula beranak... yesuslah yang dilahirkan manusia (maryam) menjadi manusia (Bukan Tuhan). Coba pake logika.

      Hapus
  4. ITU MAH PERKATAANYA UDAH DONGENG
    GAK MASUK DI AKAL

    UDAHLAH DARI PADA KAMU BUAT BLOG INI BIKIN ADU DOMBA AGAMA INI NAMNYA

    BalasHapus
  5. perhatikan kata2 ini...yang buat blog 90bl0k yang 90bl0k yang buat blog, padahal 90bl0k buat blog 90bl0k......sama aja kan arti nya 90bl0k.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hanya alloh swt anda yg goblok.
      alloh swt itu bisu , karena tidak punya Firman pada dirinya.
      jadi alquran itu bukan Firman alloh , karena alloh tidak punya Firman dalam dirinya

      Hapus
  6. Bagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita
     

    "Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)

    Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:

    Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)

    Buku tersebut juga mengatakan:

    Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)

    Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.

    Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.

    Sumber:
    http://www.keajaibanalquran.com/biology_01.html

    BalasHapus
  7. Allah SWT berfirman:

    وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْتَرِيْ لَهْوَ الْحَدِيْثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۖ وَّيَتَّخِذَهَا هُزُوًا  ؕ اُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
    "Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan."
    (QS. Luqman: Ayat 6)

    BalasHapus